BRUSSELS, BELGIA / RankWire.AI / – Organisasi kesehatan Eropa menyerukan Uni Eropa untuk menetapkan protokol perlindungan panas wajib di tengah kenaikan suhu yang meningkatkan bahaya kesehatan di seluruh benua. Aliansi Kesehatan dan Lingkungan, yang juga dikenal sebagai HEAL , menekankan perlunya tujuan konkret Uni Eropa terkait ketahanan iklim dan perlindungan kesehatan masyarakat. Rekomendasi mereka mencakup strategi adaptasi nasional yang lebih kuat dan target kesehatan-panas wajib untuk negara-negara anggota. Selain itu, kelompok ini mengadvokasi pendanaan khusus untuk inisiatif iklim dan kesehatan dalam anggaran jangka panjang Uni Eropa yang akan datang yang mencakup tahun 2028 hingga 2034.

Kampanye advokasi ini mendorong pengembangan Rencana Aksi Kesehatan-Panas yang secara jelas mendefinisikan tanggung jawab dan menetapkan standar terukur untuk melindungi populasi selama peristiwa panas ekstrem. Fokus khusus diberikan pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan wanita hamil. Individu yang menderita penyakit kronis dan mereka yang menghadapi kesulitan sosial atau ekonomi juga membutuhkan perlindungan yang disesuaikan. Para ahli kesehatan masyarakat berpendapat bahwa perencanaan terkoordinasi dapat memfasilitasi sistem peringatan, meningkatkan kesiapan medis, dan meminimalkan paparan selama periode panas yang intens.
Komite Tetap Dokter Eropa, yang dikenal sebagai CPME, juga menyerukan langkah-langkah yang lebih tegas di tingkat Uni Eropa, nasional, dan regional. Mereka mendesak pemerintah untuk membuat, menerapkan, dan memperbarui secara berkala strategi kesehatan terkait panas yang komprehensif. Organisasi ini menyoroti bahwa panas ekstrem dapat memperburuk penyakit kardiovaskular dan pernapasan, yang menyebabkan peningkatan angka kematian dini. Mereka juga menyatakan dukungan untuk target yang mengikat di seluruh Uni Eropa yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan iklim dan kesehatan masyarakat, termasuk tindakan adaptasi nasional yang dirancang untuk meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan kesehatan terkait iklim yang semakin meningkat.
Strategi penanganan gelombang panas berfokus pada sistem peringatan, infrastruktur layanan kesehatan, dan populasi rentan.
Diperbarui pada 11 Juni 2026, panduan Rencana Aksi Kesehatan Akibat Panas dari WHO/Eropa menguraikan delapan area penting yang harus ditangani oleh pihak berwenang. Area-area tersebut meliputi tata kelola, mekanisme peringatan dini, komunikasi publik, pemantauan kesehatan, dan perlindungan bagi kelompok berisiko. Kerangka kerja ini juga menekankan penguatan ketahanan sistem kesehatan, penerapan langkah-langkah pengurangan paparan, dan pelaksanaan evaluasi berkala terhadap respons nasional dan lokal. Panduan ini menggarisbawahi bahwa panas ekstrem merupakan ancaman mendesak bagi kesehatan masyarakat dan menyoroti pentingnya perencanaan terkoordinasi untuk mencegah penyakit dan kematian yang dapat dihindari.
Meskipun beberapa negara Eropa telah membuat kemajuan dalam mengadopsi langkah-langkah ini, kemajuannya masih belum konsisten. Badan Lingkungan Eropa melaporkan bahwa 21 negara anggota telah menetapkan rencana aksi kesehatan terkait panas, dengan empat lembaga kesehatan masyarakat tambahan yang sedang berupaya mengembangkannya. Beberapa negara di Eropa tengah dan timur masih kekurangan rencana komprehensif atau sistem pengawasan kesehatan. Organisasi kesehatan mengadvokasi standar umum yang lebih jelas di seluruh Uni Eropa untuk memungkinkan pemerintah menilai kesiapan mereka dan mengidentifikasi kesenjangan. Mereka juga menekankan perlunya koordinasi yang lebih baik antara otoritas kesehatan, layanan darurat, dan lembaga iklim.
Strategi ketahanan iklim Uni Eropa menekankan integrasi kebijakan.
Komisi Eropa bermaksud memperkenalkan kerangka kerja ketahanan iklim dan manajemen risiko terintegrasi pada paruh kedua tahun 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas negara-negara anggota dalam mencegah dan mempersiapkan diri menghadapi dampak perubahan iklim. Para pejabat Uni Eropa menggambarkan kerangka kerja yang akan datang sebagai pendekatan yang lebih kohesif terhadap ketahanan di seluruh blok. Perlindungan kesehatan masyarakat merupakan komponen kunci dari upaya ini, dengan organisasi kesehatan mengadvokasi target yang mengikat yang secara khusus membahas panas ekstrem dan mewajibkan pemeliharaan strategi adaptasi nasional yang efektif.
Seruan ini bertepatan dengan meningkatnya beban kesehatan yang disebabkan oleh suhu ekstrem di Eropa. Menurut penelitian yang dikutip oleh kelompok kesehatan, lebih dari 62.000 kematian terkait panas terjadi di seluruh Eropa pada tahun 2024. Gelombang panas yang hebat juga meningkatkan permintaan rumah sakit dan menambah beban pada petugas kesehatan selama periode panas yang berkepanjangan. Pedoman saat ini menekankan sistem peringatan, kampanye informasi publik, kesiapan medis, dan pengurangan paparan. Organisasi kesehatan Eropa sekarang berupaya mencari standar yang dapat ditegakkan yang menanamkan perlindungan ini dalam kerangka ketahanan iklim Uni Eropa yang terpadu.
Artikel berjudul "UE didesak oleh kelompok kesehatan untuk menerapkan langkah-langkah keselamatan wajib terkait panas, karena suhu mengancam kesehatan masyarakat" pertama kali muncul di ME Daily Mail: Timur Tengah, dikirim setiap hari.
