Dalam peringatan keselamatan kritis, Komisi Keamanan Produk Konsumen AS (CPSC) telah mengeluarkan peringatan keras terhadap penggunaan mainan bola magnet bertenaga tinggi. Produk-produk ini telah menyebabkan tujuh kematian dan sekitar 2.400 rawat inap di rumah sakit darurat dari tahun 2017 hingga 2021.

Mainan bermagnet ini, khususnya yang terdapat pada enam produk anak-anak yang tidak memenuhi standar keamanan AS, menimbulkan risiko besar jika tertelan. Magnet tersebut, yang cukup kecil untuk tertelan oleh anak-anak, dapat menyebabkan luka dalam, termasuk perforasi dan penyumbatan di usus, infeksi, keracunan darah, dan dalam kasus yang ekstrim, kematian.
Salah satu perusahaan utama yang terlibat, Xpressgoods yang berbasis di Raleigh, North Carolina, telah setuju untuk menarik kembali sekitar 728 unit perangkat bola magnet ini, yang diproduksi di Tiongkok. Konsumen didorong untuk mengembalikan produk ini untuk mendapatkan pengembalian dana penuh atau kredit toko. Namun, produsen lain, terutama dari Tiongkok dan Korea Selatan, belum menyetujui penarikan apa pun, sehingga konsumen tidak dapat memberikan solusi langsung.
Tantangan CPSC melampaui batas AS, karena banyak dari produk ini dijual melalui pengecer online internasional seperti Amazon dan Walmart. Nancy Cowles, direktur eksekutif kelompok advokasi Kids in Danger dan anggota beberapa komite standar sukarela, mencatat kesulitan dalam mengatur mainan produksi luar negeri ini.
CPSC dapat menghapus listing online, namun yurisdiksinya tidak mencakup kewajiban penarikan kembali oleh perusahaan luar negeri. Situasi ini menggarisbawahi perjuangan yang sedang berlangsung untuk menjamin keselamatan anak terhadap mainan berbahaya, khususnya yang masuk ke pasar dari luar negeri. Konsumen disarankan untuk sangat berhati-hati dan menghindari pembelian mainan magnet berbahaya tersebut.
