Meta, perusahaan induk Facebook, mengalami lonjakan nilai saham yang mengejutkan sebesar 20% selama sesi perdagangan hari Jumat. Peningkatan dramatis ini terjadi setelah Meta mengungkapkan keuntungan tiga kali lipat pada kuartal keempat, disertai dengan keputusan inovatifnya untuk menerbitkan dividen tunai pertamanya.

Kinerja Meta pada kuartal keempat pada tahun 2023 menunjukkan lonjakan pendapatan sebesar 25% yang belum pernah terjadi sebelumnya dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai $32,2 miliar yang mengesankan. Tingkat pertumbuhan yang luar biasa ini, yang tertinggi sejak pertengahan tahun 2021, didorong oleh kebangkitan pasar periklanan online.
Langkah mengejutkan Meta untuk memulai pembayaran dividen mendapat persetujuan luas dari investor. Langkah tidak konvensional ini menggarisbawahi komitmen Meta untuk memberikan penghargaan yang signifikan kepada pemegang sahamnya. Tandai tanggal 26 Maret 2024 di kalender Anda, karena ini akan menandai hari bersejarah bagi pemegang saham Meta ketika perusahaan membagikan dividen tunai perdana sebesar 50 sen per saham.
Pengumuman dividen ini menyusul peningkatan substansial dalam kas dan setara Meta, yang melonjak dari $40,7 miliar pada tahun sebelumnya menjadi $65,4 miliar pada akhir tahun 2023. Selain itu, Meta mengungkapkan program pembelian kembali saham sebesar $50 miliar. Pakar industri dan investor sama-sama memberikan penghargaan atas deklarasi dividen Meta yang berani. Ben Barringer, analis teknologi di Quilter Cheviot , memuji langkah ini sebagai “momen simbolis”, yang menggarisbawahi transformasi luar biasa Meta sejak perjuangannya pada tahun 2022.
Barringer menekankan bahwa tindakan Mark Zuckerberg menandakan evolusi Meta menjadi bisnis yang matang dan mapan. Meskipun banyak perhatian terfokus pada dividen dan pencapaian keuangan Meta, kemajuan perusahaan di bidang kecerdasan buatan (AI) tidak luput dari perhatian. Model bahasa besar LLaMA Meta, yang merupakan pesaing langsung OpenAI GPT-4 yang didukung Microsoft, telah menjadikan Meta sebagai juara AI yang tersembunyi.
Barringer menyoroti bahwa upaya AI Meta diarahkan untuk meningkatkan relevansi iklan bagi pengguna, sehingga menawarkan keuntungan signifikan bagi pengiklan. Dividen tunai masih jarang terjadi di sektor teknologi, karena perusahaan-perusahaan ini biasanya menginvestasikan kembali uang tunai untuk mendorong tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pendekatan Meta yang tidak konvensional menunjukkan komitmennya kepada pemegang saham sekaligus menyeimbangkan strategi pertumbuhannya.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, menjadikan tahun 2023 sebagai “tahun efisiensi” bagi perusahaan, sebuah perubahan strategis dari usaha mahalnya pada tahun 2022, seperti realitas virtual dan metaverse. Upaya terpadu perusahaan dalam pemotongan biaya membuahkan hasil yang mengesankan, karena Meta melaporkan peningkatan margin operasi dua kali lipat, mencapai 41%.
Selain itu, pengeluaran Meta mengalami penurunan sebesar 8% dari tahun ke tahun, sebesar $23,73 miliar, menyusul pengurangan tenaga kerja yang signifikan sebanyak 20.000 karyawan pada tahun 2023. Penjualan di unit Meta’s Reality Labs melonjak hingga lebih dari $1 miliar pada kuartal keempat, yang menunjukkan potensinya. Namun, unit ini juga mencatat kerugian sebesar $4,65 miliar, menyoroti tantangan dan investasi yang terlibat dalam sektor teknologi baru ini.
