MENA Newswire News Desk: Otoritas Regulasi Telekomunikasi India (TRAI)telahmenandatangani Nota Kesepahaman (MoU) denganKomisi Komunikasi, Antariksa, dan Teknologi (CST)untuk meningkatkan kerja sama dalam komunikasi dan teknologi antariksa. Perjanjian ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara, mempromosikan inisiatif kolaboratif dalam regulasi telekomunikasi dan teknologi antariksa.

Nota Kesepahaman, yang ditandatangani hari ini pada konferensi internasional yang diselenggarakan oleh TRAI di New Delhi, menandai perjanjian bilateral ke-20 bagi TRAI. Didirikan berdasarkan undang-undang Parlemen India pada tahun 1997, misi TRAI adalah untuk memfasilitasi pertumbuhan telekomunikasi di India, memastikan bahwa negara tersebut tetap menjadi pemimpin dalam masyarakat informasi global. CST Arab Saudi memainkan peran serupa di negaranya, mengatur sektor komunikasi dan antariksa.
Vandana Sethi, Penasihat Hubungan Internasional TRAI, menekankan pentingnya Nota Kesepahaman tersebut, dengan menyatakan bahwa nota kesepahaman tersebut “meresmikan hubungan bilateral yang telah lama terjalin” antara India dan Arab Saudi di bidang regulasi komunikasi. Perjanjian ini dibangun di atas kerja sama yang telah terjalin antara kedua negara dan membuka pintu bagi kegiatan bersama di masa mendatang dalam teknologi antariksa, komunikasi, dan masalah regulasi.
Nota Kesepahaman ditandatangani selama sesi pembukaan konferensi internasional bertajuk “Tren yang Muncul dalam Regulasi,” yang berfokus pada tren terkini dan masa depan dalam regulasi telekomunikasi. Menteri Komunikasi India, Jyotiraditya Scindia , menyampaikan pesan pada konferensi tersebut, yang menyoroti pentingnya jaringan non-terestrial dalam membentuk masa depan teknologi komunikasi. Ia menyatakan bahwa jaringan ini akan “membuka cakrawala baru, memperluas cakrawala teknologi komunikasi, yang pada akhirnya akan mendukung perjalanan kolektif kita menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN-SDGs).”
Konferensi satu hari tersebut mempertemukan para pemimpin telekomunikasi global, termasuk Doreen Bogdan-Martin , Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU) . Acara tersebut menyediakan platform untuk membahas tantangan dan peluang regulasi yang muncul saat negara-negara menavigasi lanskap komunikasi yang berkembang pesat.
Nota Kesepahaman ini semakin menegaskan komitmen India untuk membina hubungan yang lebih kuat dengan kawasan Teluk, khususnya di sektor-sektor seperti telekomunikasi dan teknologi antariksa. Nota Kesepahaman ini sejalan dengan tujuan kedua negara yang lebih luas untuk berkolaborasi dalam inisiatif teknologi canggih yang mendorong inovasi dan berkontribusi pada upaya konektivitas global.
